Laporan Magang Pengadilan Militer II-10 Kota Semarang (Tugas Individu)




Semarang - Penulis bersama sembilan teman-teman mahasiswa/i melakukan kegiatan magang mandiri yang diinisiasi oleh Forum Kajian Hukum Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Kegiatan magang ini dilaksanakan di Pengadilan Militer II-10 Semarang dari tanggal 17 Juni sampai tanggal 16 Juli 2024.

Pengadilan Militer II-10 Semarang adalah pengadilan tingkat pertama di bawah naungan Mahkamah Agung yang memeriksa dan mengadili perkara yang berkaitan dengan kejahatan personil militer yang berpangkat kapten ke bawah dalam lingkup Jawa Tengah. Adapun yang memeriksa dan mengadili kejahatan personil militer yang berpangkat kapten dan di atasnya adalah tugas Pengadilan Tinggi Militer. Jabatan-Jabatan penting di Pengadilan Militer seperti Hakim, Panitera, Oditur, dan Penasihat Hukum dijabat oleh TNI atau orang yang dari TNI, sedangkan sisanya pegawai biasa dari orang sipil. 

Pelaksanaan magang ini  bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan, pengalaman, dan skill mahasiswa yang sudah dipelajarinya di kampus serta mempersiapkan diri untuk masuk ke dunia kerja.

Penulis banyak belajar dari kegiatan magang mulai dari pengetahuan, keterampilan komunikasi, kerja sama, dan kedisiblinan. 

Kegiatan yang dilakukan penulis bersama dengan teman-teman dan pegawai Pengadilan saat magang di Pengadilan Milier II-10 Semarang adalah sebagai berikut:
1. Apel Pagi, kegiatan ini dilaksanakan setiap hari sebelum memulai kerja atau magang pada jam 7 (hari Selasa dan Jum'at) dan jam 8 (hari Senin, Rabu, dan Kamis). 
2. Olahraga, kegiatan ini dilaksanakan setalah apel pagi di hari Selasa dan Jum'at. biasanya olahraga dilakukan di outdour berupa olahraga pemanasan dan berlari di lingkungan sekitar Pengadilan.
3. Kerja Bakti, kegiatan ini juga dilakukan pada hari Selasa dan Jum'at setelah berolahraga. kerja bakti ini dilakukan seperti memotong rumput yang sudah tinggi di halaman, menyapu daun-daun yang jatuh, dan kemudian membakarnya.
4. Latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), khusus kegiatan ini dilakukan pada hari Rabu setelah apel pagi. Hal ini dilakukan untuk melatih kedisiblinan dan fokus seseorang terutama saat berada di lingkungan Pengadilan Militer.
5. Berdiskusi atau mengobrol dengan pegawai Pengadilan, Kegiatan ini dilakukan saat tidak ada pekerjaan atau saat jam istirahat. Kegiatan ini dilakukan untuk menambah ilmu dan pengetahuan penulis tentang Pengadilan Militer, seperti alur persidangan, perkara apa saja yang pernah masuk, berkas-berkas yang harus dibuat sebelum dan sesudah putusan, tugas pokok dan fungsi dari masing-masing jabatan, jadwal kegiatan di Pengadilan Militer, dan tata cara menjadi pegawai Pengadilan Militer. Selain itu, Penulis juga diberikan berbagai saran dan nasihat salah satunya seperti kita harus menentukan cita-cita dari sekarang agar kedepannya bisa terarah dan terus semangat belajar.
6.  Mengurusi berkas-berkas Persidangan, hal ini dilakukan kerena Penulis ditempatkan di bagian Kepaniteraan Pengadilan. Tugas Penulis di Kepaniteraan yaitu mengecap berbagai dokumen putusan, menyusun berkas putusan Pengadilan, mencatat isi petikan putusan ke buku register barang bukti, dan mencatat berkas pengadilan lainnya serta mempelajari dokumen-dokumen Persidagan.
7. Menonton Sidang, kegiatan ini dilakukan untuk memahami lebih dalam mengenai alur persidangan di Pengadilan Militer. Adapun kasus yang pernah dilihat oleh penulis seperti pembunuhan dan penganiayaan oleh personil militer.

Pengalaman unik saat penulis magang di Pengadilan Militer adalah kedisiblinan yang ketat mulai dari waktu, cara berpakaian, dan cara berkomunikasi. Penulis juga pernah diajak oleh Pegawai Kepaniteraan untuk mengunjungi ruang arsip, disana Penulis dan teman-teman belajar untuk memahami berkas-berkas Persidangan. Selain itu, ternyata para pegawai di Pengadilan Militer tidaklah menakutkan seperti yang kita lihat, contohnya saja saat diajak mengobrol, mereka sangat seru dan terbuka untuk berbagi pengetahuan.

Meskipun sebagian besar waktu yang dihabiskan Penulis saat magang di Pengadilan Militer adalah untuk berdiskusi, akan tetapi hal tersebut tidak membuat Penulis menyerah untuk terus belajar di tempat ini.

Manfaat yang dirasakan oleh diri Penulis setelah selesai magang di Pengadilan Militer adalah menjadi terbiasa dengan disiblin waktu dan berpakaian, mendapat ilmu dan pengetahuan mengenai Pengadilan Militer, dan menjadi tahu bagaimana gambaran kerja saat kita lulus menjadi Sarjana Hukum.


Lampiran Foto-Foto:


    



 

Komentar