Laporan Magang Pengadilan Tata Usaha Negara Semarang

Semarang - Penulis bersama sembilan teman-teman mahasiswa/i melakukan kegiatan magang mandiri. Kegiatan magang ini dilaksanakan di Pengadilan Tata Usaha Negara Semarang dari tanggal 16 Desember 2024 sampai tanggal 10 Januari 2024. 

Pengadilan Tata Usaha Semarang adalah pengadilan tingkat pertama di bawah naungan Mahkamah Agung yang memeriksa dan mengadili perkara yang berkaitan dengan perkara administrasi negara dalam lingkup Jawa Tengah. Jabatan-Jabatan penting di Pengadilan Tata Usaha Negara seperti Hakim, Panitera, dan berbagai pegawai teknis lainnya. 

Pelaksanaan magang ini  bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan, pengalaman, dan skill mahasiswa yang sudah dipelajarinya di kampus serta mempersiapkan diri untuk masuk ke dunia kerja. Penulis banyak belajar dari kegiatan magang mulai dari pengetahuan, keterampilan komunikasi, kerja sama, dan kedisiblinan. 

Kegiatan yang dilakukan penulis bersama dengan teman-teman dan pegawai Pengadilan saat magang di Pengadilan Tata Usaha Negara Semarang adalah sebagai berikut: 
  • Apel Pagi, kegiatan ini dilaksanakan setiap hari sebelum memulai kerja atau magang pada jam 08.00 WIB.
  • Olahraga, kegiatan ini dilaksanakan setalah apel pagi di hari Jum'at. biasanya olahraga dilakukan di outdour berupa olahraga pemanasan dan berlari di lingkungan sekitar Pengadilan.
  • Berdiskusi atau mengobrol dengan pegawai Pengadilan, Kegiatan ini dilakukan saat tidak ada pekerjaan atau saat jam istirahat. Kegiatan ini dilakukan untuk menambah ilmu dan pengetahuan penulis tentang Pengadilan Tata Usaha Negara Semarang, seperti alur persidangan, perkara apa saja yang pernah masuk, cara menyelasaikan perkara tanah, pendaftaran pemilu, dan berbagai perkara lainnya, keunikan Pengadilan Tata Usaha Negara Semarang, berkas-berkas yang harus dibuat sebelum dan sesudah putusan, tugas pokok dan fungsi dari masing-masing jabatan, jadwal kegiatan di Pengadilan Tata Usaha Negara Semarang, dan tata cara menjadi pegawai Pengadilan Tata Usaha Negara Semarang. Selain itu, Penulis juga diberikan berbagai saran dan nasihat salah satunya seperti kita harus menentukan cita-cita dari sekarang agar kedepannya bisa terarah dan terus semangat belajar.
  • Mengurusi berkas-berkas Persidangan, hal ini dilakukan kerena Penulis ditempatkan di bagian Kepaniteraan Hukum. Tugas Penulis di Kepaniteraan yaitu mengecap berbagai dokumen, mencatat isi petikan putusan ke buku register barang bukti, menganalisis surat kuasa, dan mencatat berkas pengadilan lainnya serta mempelajari dokumen-dokumen Persidangan serta diberi kesempatan untuk menjadi content writer untuk mencatat kegiatan di Pengadilan yang nantinya dipublikasikan di website. 
  • Menonton Sidang, kegiatan ini dilakukan untuk memahami lebih dalam mengenai alur persidangan di Pengadilan Tata Usaha Negara Semarang. Adapun kasus yang pernah dilihat oleh penulis seperti pembunuhan dan penganiayaan oleh personil militer. 
Pengalaman unik saat penulis magang di Pengadilan Militer adalah Penulis magang di dua ruangan sekaligus yaitu Ruang Panitera Muda Hukum dan Ruang Bagian Perencanaan Teknologi Informasi dan Pelaporan. Penulis juga pernah diajak oleh Pegawai Kepaniteraan untuk mengunjungi ruang arsip, disana Penulis dan teman-teman belajar untuk memahami berkas-berkas Persidangan. 

Meskipun sebagian besar waktu yang dihabiskan Penulis saat magang di Pengadilan Militer adalah untuk mengerjakan berkas, akan tetapi hal tersebut tidak membuat Penulis menyerah untuk terus belajar dan berdiskusi di tempat ini baik dengan hakim maupun pegawai teknis lainnya. 

Manfaat yang dirasakan oleh diri Penulis setelah selesai magang di Pengadilan Tata Usaha adalah menjadi pribadi disiblin, pekerja keras, komunikatif, dan terbuka untuk berdiskusi dengan orang lain. Selain itu, Penulis mendapat ilmu dan pengetahuan mengenai Pengadilan Tata Usaha Negara Semarang, dan menjadi tahu bagaimana gambaran kerja saat kita lulus menjadi Sarjana Hukum

Komentar